Coretan tangan dari sang pemimpi

Standard

Institut pertanian bogor,

Wajahmu begitu elok di lihat dari segala penjuru Indonesia,

Wajahmu begitu indah tampak dari luar singgasanamu,

Kerajaanmu begitu megah sampai tak sembarang orang berhak masuk ke dalamnya,

Institut pertanian Bogor,

Banyak rintangan yang menghadang untuk bisa masuk kedalam singgasanamu,

Persaingan demi persaingan akan terjadi,

Halangan dan rintangan serta cobaan akan menghadang ke setiap orang tak terkecuali saya,

Sampai ditemukan orang-orang berkualitas dan terbaik yang mampu bertahan di sini.

Sebuah mimpi yang terlintas ketika lulus dari seragam putih abu,

Ingin rasanya melanjutkan pendidikan lebih tnggi,

Dengan dorongan semua orang tercinta ku ikuti.

Melalui jalur seleksi masuk perguruan tinggi yang  dikuti,

saya memiliki kunci pintu gerbang menuju ke singgasanamu.

Diperbolehkan masuk menuju singgasana itu.

Walau dengan segala kekhawatiran yang membuncah dalam hati ini.

Hari pertama registrasi ulang mahasiswa baru angkatan 45,

Pagi buta  aku bersama ibunda tercinta berangkat menuju singgasana institut pertanian bogor,

Dengan kecepatan sang kereta api yang tak ku ketahui,

di sambung dengan  menaiki angkutan umum sebanyak dua kali.

Tibalah kami di kerumunan tawa bahagia para orangtua yang bangga akan anaknya,

Di gedung graha widya wisuda, yang tampak sangat megah,

Menjulang tinggi ke angkasa dengan menyamai warna langitMU. Biru.

Berbaris, tertib, rapi, antri untuk memasuki gedung itu,

Dalam ruang tersebut sudah ada meja panjang sesuai jurusan masing-masing.

Satu hal yang aku sangat khawatirkan ternyata aku belum punya tiket untuk memasuki singgasana ini.

 

Waktu berlalu kini aku telah menjadi bagian dari kerajaan ini,

3tahun berlalu begitu cepat,

Ditemani kulaih, praktikum, dan segudang tugas yang menumpuk.

Namun hal ini tak akan mampu menggoyahkan semangat dan tekat bulat yang kurancang dulu.

Kan ku tuntaskan studi ini sampai tercetak gelar sarjana sains.

Kan kulanjutkan menuntut ilmu ini sampai nanti sampai nama depanku terdapat gelar almarhumah.

smoga segala pengorbanan ini terbayar kelak nanti akan kutunjukan pada dunia tubuh ini mampu wujudkan mimpi sukses dan menjadi manusia bermanfaat untuk sekitar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s